Keluh Kesah Jeritan Hati Petani Ubi kayu Di Desa Sei Lembu Makmur

 

Kampar:ceritariau.com-Ini Jeritan Hati Petani Ubi, Di Desa Sei Lembu Makmur "Kian hari- kian semakin anjlok harga ubi kayu, petani ubi kayu di Desa sei lembu Makmur, kecamatan tapung, kabupaten kampar, provinsi Riau, membutuhkan perhatian dari pemerintah Daerah dan provinsi.

 

Ketika awak media Ceritariau.com berkunjung pada hari Minggu 20/10/2019 ke Desa Sei Lembu Makmur, kec tapung, masyarakat menceritakan keluh, kesah, pilu yang mereka rasakan, mereka alami beberapa bulan terakhir ke awak media Ceritariau.com

 

Inisial CH petani ubi kayu, menjelaskan Dulunya Harga ubi kayu bisa mencapai harga tertingginya 1300 bahkan sampai 1800 rupiah per kilogram, nahhh..! Untuk saat ini harga ubi kayu hanya 500 atau 600 per kilogramnya, jika dengan harga seperti itu untuk balik modal saja tidak bisa, "tutur CH dengan nada sedih

 

Harapannya CH dan warga agar instansi pemerintah dari dinas pertanian kabupaten dan provinsi Riau, mau kiranya memperhatikan nasib petani ubi kayu di Desa sei Lembu Makmur. Kec tapung kab.kampar, yang kesehariannya kami ini berjemur di bawah terik matahari demi mencari se suap nasi dan masa depan anak dan keluarga kami. "tuturnya dengan mata yang mulai meneteskan air,,

 

Di tempat terpisah awak media menjumpai kepala Desa Sei Lembu, kades berharap agar sudi kiranya pemerintah memperhatikan nasip petani ubi kayu, yang mana Harga ubi kayu, kian hari kian melemah, atau instansi pemerintah baik itu Daerah mau pum provinsi bisa mencarikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan ini,"ucap kades kawit

 

Petani ubi kayu di Desa SEI LAMBU MAKMUR menjerit, Harga pabrik diduga 900 rupiah ternyata sampai harga ke petani cuma 600 rupiah. Ada apa,?? Apakah ada permainan dari angen-angen penampung pembeli ubikayu,,?

 

Lp/sbdn

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait